Jule Buka Suara soal Perselingkuhan, Singgung Dugaan KDRT dari Daehoon

Jule Buka Suara soal Perselingkuhan, Singgung Dugaan KDRT dari Daehoon

Jule Buka Suara soal Perselingkuhan, Singgung Dugaan KDRT dari Daehoon

Jule Buka Suara: Kembali Jadi Sorotan Publik

Jule Buka Suara kembali menjadi perbincangan hangat setelah selebgram Julia Prastini, yang akrab disapa Jule, mengungkap alasan di balik perselingkuhannya dari sang mantan suami. Melalui percakapan yang beredar di media sosial, Jule menyebut adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) selama pernikahan mereka.

Pernyataan ini membuat publik kembali menyoroti hubungan keduanya yang sebelumnya telah berakhir dengan perceraian dan perebutan hak asuh anak.

Pengakuan Jule Buka Suara Soal Kekerasan Rumah Tangga

Dalam pesan yang beredar, Jule menegaskan bahwa perselingkuhan yang ia lakukan tidak terjadi tanpa sebab. Ia menyebut bahwa selama menikah dengan Na Daehoon, dirinya kerap menerima perlakuan kasar.

Meski tidak membeberkan secara detail bentuk kekerasan yang dialaminya, Jule mengatakan selama ini memilih diam demi melindungi ketiga anak mereka dari tekanan publik. Menurutnya, membuka persoalan tersebut sejak awal bisa berdampak buruk bagi kondisi psikologis anak-anak.

Alasan Jule Selama Ini Memilih Bungkam

Jule menjelaskan bahwa dirinya menahan diri untuk tidak berbicara di ruang publik karena mempertimbangkan masa depan Jena, Junho, dan Eunho. Ia khawatir jika tudingan KDRT disampaikan lebih awal, hal itu akan berimbas pada hubungan anak-anaknya dengan sang ayah.

Namun, setelah berbagai spekulasi berkembang, Jule merasa perlu menyampaikan versinya agar publik memahami konteks yang lebih luas.

Respons Warganet Terbelah

Pernyataan Jule langsung memicu perdebatan di media sosial. Sebagian warganet meragukan klaim KDRT tersebut, terutama karena pengadilan memberikan hak asuh ketiga anak kepada Na Daehoon.

Banyak yang berpendapat bahwa jika kekerasan benar-benar terjadi, putusan pengadilan bisa saja berbeda. Sementara itu, ada pula yang menilai bahwa dugaan KDRT tetap perlu diselidiki secara adil tanpa menghakimi salah satu pihak.

Perceraian dan Hak Asuh Anak

Seperti diketahui, Na Daehoon mengajukan permohonan cerai pada November 2025. Proses tersebut berujung pada putusan cerai dan penetapan hak asuh anak berada di tangan Daehoon.

Keputusan ini hingga kini masih menjadi bagian dari polemik, apalagi setelah munculnya pengakuan Jule mengenai dugaan kekerasan dalam rumah tangga.

Polemik yang Masih Terbuka

Kasus Jule dan Daehoon kini bukan hanya tentang perselingkuhan, tetapi juga menyentuh isu sensitif seperti kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak. Publik pun menanti apakah akan ada langkah hukum atau klarifikasi lebih lanjut dari kedua belah pihak.

Satu hal yang jelas, kisah rumah tangga mereka masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab.